Apple Patenkan Teknologi Baru Prediksi Kapan Baterai iPhone Habis.

Sumber Gambar: Statistik.temp.co

Dalam dokumen pengajuan paten baru, Apple sedang mengerjakan teknologi baru yang membantu menentukan kapan sebuah iPhone akan kehabisan daya. Paten itu diajukan di Amerika Serikat, ke US Patent & Trademark Office, pada awal pekan ini.

Dikutip dari 9To5Mac, Rabu 7 April 2021, teknologi perusahaan yang berbasis di Cupertino, Amerika Serikat, itu bisa memberikan notifikasi terhadap pengguna saat iPhone-nya akan kehabisan baterai. Artinya, bukan membantu pengguna menghemat daya saja, tapi agar penggunanya mengetahui berapa lama perangkatnya bertahan.

Saat ini, pengguna Apple hanya mendapat informasi setiap daya baterainya bersisa sekitar 20 persen. Jadi, sistem baru ini akan membuat notifikasi jauh lebih berguna berkat prompt yang dipersonalisasi.

Perusahaan besutan Tim Cook itu bahkan memberi contoh di mana pengguna mungkin lupa mengisi daya iPhone mereka semalaman. Pengguna akan menerima pemberitahuan sebelum berangkat bekerja keesokan paginya.

Untuk pengguna Mac, fitur serupa telah lebih dulu tersedia, dengan macOS menunjukkan perkiraan masa pakai baterai yang tersisa kepada pengguna. Namun, paten yang terbaru diajukan merinci sistem yang lebih kompleks. Di antaranya, akan mengidentifikasi perilaku pengguna pada hari yang berbeda dalam seminggu untuk menyesuaikan peringatan baterai setiap hari.

Selain itu, menurut Gizmochina, paten yang sedang diajukan Apple ini juga akan berfungsi berdasarkan lokasi penggunanya, meskipun, perusahaan menegaskan bahwa data akan diproses dan disimpan secara lokal untuk menjaga privasi pengguna.

 

 

Sumber: Tekno.tempo.co

 

Main Menu